widget

Minggu, 29 Juni 2014

Laporan Buku

Resensi Buku: Lima Sekawan di Pulau Harta
M. Syam Arindha S
X-IPA   A

Resensi:
1.    Judul Novel        : Lima Sekawan di Pulau Harta
2.   Nama pengarang     : Enid Blyton
3.   Nama Penerbit      : PT Gramedia Utama Jakarta
4.   Tahun Terbit        : 2002
5.   Jumlah Halaman     : 240 halaman


KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakatuh. Alhamdulillahirabbil’alamin. Segala puji bagi Allah SWT yang telah menolong kami menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolonganNYA mungkin saya tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik. Shalawat serta salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta yakni Nabi Muhammad SAW.

Penulisan laporan ini dilakukan sehubungan laporan ini merupakan tugas dari sebuah mata pelajaran di SMAN10 Samarinda. Saya juga berterima kasih kepada guru saya yang telah memberikan tugas ini karena dengan adanya tugas ini saya bisa menumbuhkan keinginan saya dalam hal membaca. Dan juga saya berterima kasih kepada kedua orang tua saya yang telah mendukung saya dalam penulisan laporan ini.

Semoga laporan ini bisa memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca.


25 Mei 2014
  penyusun




(M. Syam Arindha)















DAFTAR ISI

Bab I Pendahuluan________________________________________________________1

A.     Latar Belakang______________________________________________________1
B.     Tujuan Penulisan____________________________________________________1
C.     Rumusan Masalah___________________________________________________1

Bab II Uraian______________________________________________________________2

A.     Isi_________________________________________________________________2
B.     Sinopsis____________________________________________________________2

Bab III Kesimpulan_________________________________________________________7

A.     Kelebihan__________________________________________________________7
B.     Kekurangan_________________________________________________________7
C.     Manfaat___________________________________________________________7

Bab IV Penutup

Daftar Pustaka






 Bab I Pendahuluan
A. Latar Belakang

Dalam rangka menyelesaikan tugas yang diberikan kepada saya, akhirnya saya pun menulis laporan ini. Selain itu, banyak sekali manfaat yang kita dapat dalam membuat laporan, kita dapat mengetahui struktur sebuah laporan dan juga yang tak kalah pentingnya yaitu bisa menambah wawasan dan minat membaca kita. Di zaman yang modern ini banyak sekali remaj-remaja yang tidak minat bahkan tidak suka sama sekali. Maka dari itu pembuatan laporan ini setidaknya bisa menambah wawasan dan minat para remaja sekarang ini menjadi lebih suka membaca.

B. Tujuan Penulisan

o   Menyelesaikan tuntutan tugas yang diberikan
o   Menumbuhkan minat baca siswa
o   Mengetahui struktur sebuah laporan
o   Dapat mngidentifikasi semua bagian dari laporan
o   Membahas synopsis dari novel Lima Sekawan – Di Pulau Harta

C. Rumusan Masalah

·       Apakah isi dari buku ini?
·       Apakah sinopsis dari buku ini?



Bab II Uraian
A. Isi

Novel ini berisi kumpulan cerita-cerita petualangan lima sekawan di Pulau Harta. Cerita ini merupakan karya fiksi dari penulis InggrisEnid Blyton yang paling terkenal. Buku Lima Sekawan terbit pertama kali pada tahun 1942 di Inggris, pada seri pertama Five on a Treasure Island (Lima Sekawan di Pulau Harta Karun) yang mendapat banyak pujian serta kritik. Seri-seri dari Lima Sekawan telah menjadi karya cerita anak-anak Enid Blyton yang paling disukai di banyak negara. Bahkan semua serinya telah diadaptasi menjadi hiburan televisi di Inggris.
Lima Sekawan adalah grup fiksi dari detektif cilik - Julian, Dick, Anne dan George serta anjing mereka, Timmy. Mereka berlima sering terlibat ke dalam kasus-kasus menarik yang misterius serta melakukan petualangan yang menarik. Tempat yang menjadi latar belakang cerita Lima Sekawan kebanyakan adalah fiksi, seperti Pulau Kirrin yang menjadi lokasi harta karun pada seri pertamanya.

B. Sinopsis Dari Buku

Dalam  buku ini mengisahkan pengalaman dari tiga bersaudara yang bernama Julian, Anne, dan Dick. Suatu hari mereka ingin bertamasya ke Polseat, tetapi karena penginapan di sana semua penuh maka ayah mereka merubah tujuan tamasya menjadi ke rumah Paman Quentin. Ayah mereka menelpon Bibi Fanny (istri Paman Quentin) dan ternyata Bibi Fanny mau menerima Julian, Anne, dan Dick tinggal bersama keluarganya. 7 hari kemudian mereka berangkat. Sesampainya disana mereka tidak melihat Georgina sepupu mereka (anak Bibi Fanny dan Paman Quenty). Setelah makan malam orang tua mereka langsung pergi.
Setelah beberapa lama mereka semua tertidur. Julian dan Dick berbeda kamar dengan Anne tapi Anne tidak sendiri karena ia sekamar dengan Georgina. Namun Georgina belum pulang. Baru saat Anne tertidur pulas ia datang. Ternyata Georegina penampilannya seperti laki laki. Mereka kemudian berbicara dan Georgina ternyata tidak suka di panggil Georgina tetapi ia suka di panggil George. Saat bangun Bibi Fanny menyuruh Goerge untuk menemani para sepupunya itu namun ia tidak mau. Tetapi akhirnya ia mau karena disuruh ayahnya. Akhirnya George menami mereka ke pantai. Dan disana ia mangatakan bahwa ia punya pulau sendiri bernama pulau Kirrin.
Ia lalu bercerita tentang pulau itu dan kapal yang karam didekat pulaunya itu. Dan ia juga bercerita tentang Tim dan memperlihatkan Tim kepada mereka.
Dan ternyata Tim adalah seekor anjing yang George titipkan kepada Alf seorang anak nelayan dengan membayar semua uang sakunya karena ia tidak boleh memelihara Tim. Setelah itu mereka mendengar suara denting lonceng tukang es Julian pun membeli empat es krim untuk mereka semua. Merekapun menjadi sahabat dan berteman. Dan George mau mengajak mereka ke pulaunya.
Paginya mereka pun bermain di laut. Setelah bermain mereka pun makan makanan yang sudah disiapkan Bibi Fanny. Saat makan mereka bercerita kepada bibi Fanny apa yang terjadi kecuali bagian Tim. Tetapi hampir saja Anne mengatakan Tim, untung saja George menendang kaki Anne. George pun disuruh oleh bibi Fanny supaya tidak ikut makan malam. Karena kasihan, Anne pun mendatangi George dan meminta maaf. Dan merekapun bermaafan. Keesokan harinya mereka berangkat. Dan perahunya sudah disiapkan oleh Alf. Mereka pun berangkat dan George yang mendayung. Dan setelah itu diganti Julian. Mereka mengitari Pulau Kirrin. Dan saat angin menjadi ribut Anne melihat sebuah kapal karam di bawah air. George dan Julian pun menyelam melihat kapal tersebut. Setelah itu mereka pulang dan malamnya mereka tidur pulas.
Pagi harinya Bibi Fanny mengajak mereka semua piknik dan setelah beberapa hari mereka pergi kepulau Kirrin. Tetapi sebelum kepulau Kirrin George sudah menjelaskan bahwa sebentar lagi akan badai. Tetapi para sepupunya bersikeras tetap ingin pergi. Merekapun pergi dan tak lupa mereka juga mengajak tim. Setelah sampai disana mereka melihat-lihat puing-puing puri.
Tiba-tiba badai datang merekapun berteduh di bawah kamar puri yang belum hancur. Karena kedinginan Julian pun mengambil beberapa ranting dari dekat sarang burung gagak. Setelah api menyala merekapun bergantian mencari ranting. Badaipun semakin ganas. Merekapun takut tapi mereka tetap bercakap-cakapan. Setelah badai mereda mereka keluar dan terlihat ada sebuah kapal karam di pantai dan ternyata itu kapal yang kemarin terseret ombak saat badai.
Setelah melihat ada kapal karam mereka lansung memeriksanya. Akan tetapi, George melarangnya karena masih berbahaya. Karena Kapal tersebut masih bisa terkena ombak dan jika terkena ombak yang besar mungkin kapalnya akan terguling. Karena hal itu merekapun langsung pulang. Sesampainya dirumah merekapun langsung makan. Saat makan pun mereka berbincang-bincang dan Anne hampir bercerita tentang kapal dan tim lagi. Setelah makan, keempat bersaudara itu bermain kapal karam. Tetapi karena terlalu berisik mereka jadi dimarahi oleh ayah Goerge. Setelah ayah Goerge pergi, mereka langsung lebih tenang dan mereka merencanakan untuk melihat kapal besok.
Keesokan harinya mereka menuju pulau Kirrin dan memeriksa kapal karam tersebut. Ternyata setelah lama mencari mereka dapat menemukan sebuah peti kayu yang ada di sebuah almari. Setelah mendapatkan kotak tersebut mereka membawanya keluar. Saat keluar mereka melihat banyak perahu nelayan yang melihat kapal karam tersebut. Walau pun tidak terlalu dekat George tetap marah dan berteriak supaya para nelayan itu menyingkir. Setelah itu mereka pulang dan ternyata ayah george sudah menunggu untuk memarahi mereka karena terlambat pulang. Peti yang ditemukan tadi disembunyikan di bawah tempat tidur yang digunakan Julian dan Dick. Dan mereka langsung mengembalikan Tim ke Alf.
Pagi harinya mereka mencoba membuka peti tersebut. Tetapi usaha mereka selalu gagal akhirnya mereka menjatuhkan peti itu dari lantai dua. Dan peti tersebut pun terbuka, namun karena itu terlalu berisik akhirnya ayah George datang dan mengambil peti tersebut. Mereka kecewa, tetapi mereka tidak kehabisan akal. Mereka akhirnya mengambil peti tersebut saat dia tidur dan ternyata saat mereka membuka peti tersebut mereka menemukan sebuah peta yang bertuliskan INGOTS artinya emas batangan. Lalu Julian menjiplak peta tersebut dan mengembalikan peti dan peta tersebut kekamar ayah George.
Pagi hari di surat kabar banyak sekali yang mengabarkan tentang kapal karam tersebut. Dan ternyata ayah George sudah menjual Peti tersebut ke orang lain dan George curiga kalau orang itu tau tentang harta tersebut. Dan ternyata orang itu juga mau membeli pulau Kirrin.
Paginya mereka berangkat ke pulau kirrin, tetapi sebelum kesana mereka sudah mempersiapkan semuanya dan tidak lupa membawa tim karena mereka ingin bermalam disana. Dan saat berangkat peta mereka jatuh kelaut, untung saja peta tersebut langsung diambil dan masih bisa dibaca. Setalah sampai kepulau mereka melihat peta dan menuju tempat yang ditunjukan oleh peta tersebut. Dan sesampainya disana mereka membersihkan lantai tempat tersebut karena dipenuhi dengan tanah. Dan mereka menemukan sebuat batu yang bisa ditarik. Mereka pun menariknya dan ternyata ada sebuah ruangan dibawah tanah. Merekapun masuk ke dalam ruangan tersebut.  Dan mereka menemukan sebuah pintu kayu.
Merekapun lansung mendorong pintu kayu tersebut. Tetapi tidak bisa dan akhirnya mereka menggunakan kapak. Julian mengusulkan untuk mengunakan kapak dan merekapun kembali untuk mengambil kapak. Tetapi sesampainya diluar, ternyata hari sudah malam dan mereka tidak ingin pergi kesana. Merekapun bermalam dipulau tersebut. Saat paginya. Mereka mencoba membuka pintu tersebut dengan kapak. Saat pintu tersebut di pukul dengan kapak, serpihan kayunya pun mengenai Dick. Julian langsung menyuruh Anne untuk mengobati luka Dick. George dan Julian mencoba membukanya lagi , dan telah sekian lama mencoba akhirnya pintu tersebut terbuka juga.
Mereka sangat senang dan mereka langsung memanggil Anne dan Dick, tetapi yang datang ternyata Jake penjahat dan temannya. Kedua penjahat itu mengurung mereka di ruangan tersebut dan meninggalkan George dan Julian diruangan tersebut untuk memangil teman-teman mereka. George menulis surat dan menyuruh Tim menyampaikannya kepada Dick dan Anne diatas. Setelah tim memberikan surat tersebut Anne dan Dick melihat di pantai ternate ada sebuah perahu motor dan mereka menyadari bahwa ada orang lain di pulai Kirrin dan pasti orang itu adalah orang yang mau membeli pulau Kirrin.
Setelah itu Dick mengajak Anne ke tempat mereka bermalam. Dick memutuskan untuk menyelamatkan Julian dan George dengan turun ke bawah melewati sebuah sumur tua. Dan sesampainya disana ia memanggil George dan Julian mereka menjawab. Dan akhirnya Dick tau bahwa kedua saudaranya ada di dalam ruangan tersebut.
Dick lalu mengeluarkan mereka. Setelah keluar dick mengajak desua saudaranya itu keatas melewati sumur yang tadi ia lalui. Anne pun sudah menunggu di luar dari tadi. Saat mereka berkumpul, mereka merencanakan ingin menjebak penjahat-penjahat tersebut di ruang harta. Tetapi  semua itu tidak terjadi sesuai rencana. Setelah Dick menguncinya ternyata pintu itu jebol karena didorong para penjahat. Dick kemudian lari dan keluar melewati sumur. Saudara-saudaranya sudah menunggu. Mereka pun lari ke kapal para penjahat dan mengambil dayung mereka. George menghancurkan perahu penjahat supaya para penjahat tidak bisa lari. Setelah itu barulah mereka pun lari.
Sesampainya di pondok Kirrin mereka menceritakan semua yang terjadi pada Bibi Fanny dan Paman Quentin. Setelah Bibi Fanny dan Paman Quentin mendengarnya, mereka lansung menelpon polisi dan pengacaranya. Setelah polisi dan pengacara datang mereka langsung menceritakan apa yang terjadi. Akhirnya polisi percaya dan langsung pergi menuju Pulau Kirrin. Setelah para penjahat tertangkap, polisi kembali ke Pondok Kirrin serta membawa beberapa emas untuk menunjukkannya kepada orang tua George. Setelah hal tersebut ayah George meminta George supaya mengatakan apa keinginannya dan yang diminta George ternyata hanyalah Tim. Ayah George menyetujuinya. Akhirnya George juga bersekolah sama dengan Anne dan kelima sekawan itu pun kembali bersama lagi.































Bab III Kesimpulan
A.  Kelebihan

1)    Pada segi penyampaian ceritanya yang menggunakan bahasa sehari-hari, bersifat santai, dan mudah dimengerti oleh pembaca.
2)    Merupakan salah satu serial petualangan anak yang digemari oleh anak-anak di seluruh dunia.

B. Kekurangan

1)     Tidak dilampirkannya biografi singkat tentang penulis dan juga kualitas kertasnya yang kurang baik.

C. Manfaat

1.    Memberikan pembelajaran tentang pantang menyerah dan menanamkan untuk selalu berusaha dalam menyelesaikan suatu masalah.
2.    Mengajarkan tentang kesetia kawanan, kekompakan dan kerja sama tim yang akan berhasil dengan baik jika dilakukan bersama-sama.
3.    Memberikan pelajaran bahwa kerjasama tim tidak saja antara sesama manusia, tetapi juga dapat dibangun antara manusia dan hewan.















Bab IV Penutup
Segala puji bagi Allah SWT karena pada akhirnya laporan ini dapat terselesaikan. Terima kasih  kepada semua yang telah membantu sehingga makalah ini dapat terselesaikan, khususnya kepada guru pembimbing kami. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila pada laporan ini terdapat kata-kata yang tidak berkenan dan masih banyak kekurangan. Agar laporan ini dapat lebih baik lagi, kami harap para pembaca agar berkenan untuk memberikan kritik dan saran agar dapat membuat laporan lebih baik lagi nantinya. Semoga laporan yang kami buat ini dapat memberikan wawasan pendidikan kepada para pembaca sekalian. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


























Daftar Pustaka


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

w
o
n
t
c
a
d
n
a
,
g
i
b
k
n
i
h
T